Fokus and Scope
Kusuma: Jurnal Kajian Budaya dan Sastra Lisan berfokus pada publikasi karya ilmiah yang mengkaji, mendokumentasikan, menganalisis, dan mengembangkan budaya serta sastra lisan sebagai bagian dari warisan budaya dan identitas masyarakat Indonesia dan Nusantara. Jurnal KUSUMA menerima artikel hasil penelitian, kajian konseptual, studi pustaka, dan refleksi kritis yang relevan dengan bidang kajian budaya dan sastra lisan.
Fokus
Fokus utama jurnal KUSUMA meliputi:
- Kajian Sastra Lisan
- Cerita rakyat, legenda, mitos, dan dongeng
- Pantun, syair, tembang, mantra, dan puisi lisan
- Peribahasa, pepatah, dan ungkapan tradisional
- Tradisi bertutur dan seni tutur
- Kajian Budaya Lokal dan Tradisional
- Tradisi adat dan ritual masyarakat
- Kearifan lokal
- Sistem nilai dan simbol budaya
- Ekspresi budaya masyarakat tradisional
- Dokumentasi dan Pelestarian Budaya
- Pendokumentasian sastra dan budaya lisan
- Digitalisasi warisan budaya
- Arsip budaya berbasis teknologi
- Revitalisasi tradisi lokal
- Pendekatan Interdisipliner
- Antropologi sastra
- Etnografi budaya
- Sosiolinguistik dan pragmatik budaya
- Folklor dan tradisi lisan
- Budaya, Sastra Lisan, dan Pendidikan
- Integrasi budaya lokal dalam pembelajaran
- Pengembangan bahan ajar berbasis kearifan lokal
- Literasi budaya dan sastra
- Pendidikan karakter berbasis budaya
- Budaya, Sastra Lisan, dan Media
- Representasi budaya dalam media digital
- Transformasi sastra lisan ke media modern
- Sastra lisan dalam media sosial dan audiovisual
- Budaya populer berbasis tradisi lokal
Scope
Ruang lingkup publikasi jurnal KUSUMA mencakup:
- Penelitian empiris tentang budaya dan sastra lisan
- Kajian teoritis dan konseptual
- Analisis teks dan konteks sastra lisan
- Studi perbandingan budaya dan tradisi lisan
- Studi kasus praktik budaya masyarakat
- Inovasi pelestarian budaya berbasis teknologi
- Evaluasi kebijakan budaya dan pelestarian tradisi
- Pengabdian kepada masyarakat yang relevan dengan budaya dan sastra lisan
Jurnal KUSUMA terbuka bagi kontribusi dari berbagai disiplin ilmu, seperti sastra, linguistik, antropologi, pendidikan, sejarah, komunikasi, dan kajian budaya, sepanjang memiliki keterkaitan yang kuat dengan fokus kajian jurnal.
